Ringkasan
Alur PPC (Production Planning & Control) mengatur perjalanan produksi dari order pelanggan masuk sampai produk jadi, lalu proyek ditutup. Dengan Odoo, hampir seluruh alur ini ditangani satu ekosistem terpadu — tiap tahap dijalankan modul yang sesuai, sehingga data mengalir otomatis antarproses dan minim entri ulang.
Skenario End-to-End
Seorang pelanggan memesan produk. Tim Marketing menerima order dan memasukkannya ke Sales (Sales Order). Deadline pengiriman dikonfirmasi bersama; jika disetujui, order berlanjut. Jika produk merupakan desain baru, tim R&D membuat sample dan merevisi rekayasa lewat PLM, lalu menyusun Bill of Materials (BOM) di Manufacturing. BOM diverifikasi oleh PPC. Berikutnya PPC menghitung kebutuhan material (MRP) dan kapasitas mesin/tenaga (RCCP/CRP). Apabila stock bahan baku tidak cukup, sistem otomatis menerbitkan Purchase Order lewat modul Purchase. Setelah material terjamin, Master Production Schedule (MPS) dibentuk, sumber daya dialokasikan, dan Manufacturing Order (MO) dibangkitkan. Di lantai produksi, komponen di-kitting dari gudang (Inventory), operasi dikerjakan & dipantau via Work Orders, dan saat selesai di-inspeksi Quality (QC) menjadi produk jadi. Seluruh progres dimonitor lewat Project, lalu proyek ditutup saat seluruh work order rampung.
Langkah demi Langkah (mencakup langkah keputusan)
- Order masuk (Sales) — SO marketing direkam; pelanggan & produk divalidasi.
- Deadline (Sales) — tanggal kirim dikonfirmasi & disetujui.
- Keputusan Approved — Ya lanjut ke R&D; No kembali ke Marketing.
- Desain baru / sample (PLM) — bila perlu, sample dibuat; revisi engineering dikelola.
- Pembuatan BOM (PLM + Manufacturing) — struktur komponen/bahan disusun.
- Verifikasi BOM (Manufacturing) — PPC memastikan BOM siap pakai.
- RCCP / CRP / MRP (Manufacturing + Work Orders + Planning) — hitung kebutuhan material & kapasitas.
- Keputusan Stock Cukup — Ya lanjut MPS; No lakukan pengadaan.
- Purchasing (Purchase) — PO otomatis dari hasil MRP bila material kurang.
- MPS & Alokasi (Manufacturing + Planning) — jadwal induk & alokasi mesin/tenaga.
- Konfirmasi MPS (Manufacturing) — Manufacturing Order (MO) dibangkitkan.
- Kitting (Inventory) — komponen diambil dari gudang bahan baku.
- Proses Produksi (Work Orders) — operasi dikerjakan & dipantau di lantai produksi.
- WO Selesai + QC (Quality + Manufacturing) — inspeksi kualitas → produk jadi.
- Pengawasan (Project + Quality) — monitoring progres selama berjalan.
- Tutup Proyek (Project) — proyek ditutup setelah seluruh WO selesai.
Output akhir alur adalah produk jadi yang lolos QC, dengan seluruh transaksi tercatat rapi di Odoo sejak order masuk hingga proyek ditutup.
