Proses Alur PPC — Manufacturing
Perencanaan & Pengendalian Produksi · Pemetaan Modul Odoo
Rencana Implementasi: Manufacturing dulu → Finance
A · Tabel Alur PPC — 5 fase · 15 proses + 2 keputusan
#ProsesAktivitasModul OdooHasil / Output
1 · Sales & Order
1Marketing — Order MasukSales Order (SO) dari marketing masuk dan direkam ke sistem.SalesSales Order tercatat
2Pencatatan OrderSO dicatat & disiapkan untuk dikonfirmasi; pelanggan & produk divalidasi.SalesDraft SO valid
3Konfirmasi DeadlineTanggal kirim (commitment date) ditetapkan dan disetujui bersama.SalesDeadline dikonfirmasi
⬍ Keputusan: Approved? — ✓ Ya lanjut ke R&D  ·  ✗ No kembali ke Marketing
2 · R&D & BOM
4R&D — Desain Baru?Bila desain baru: buat sample; revisi/rekayasa produk ditangani via PLM.PLM (R&D)Sample / revisi desain
5Pembuatan BOMStruktur Bill of Materials (multi-level) disusun: bahan & komponen.PLM ManufacturingBOM tersusun
6Verifikasi BOMPPC memverifikasi BOM sebelum digunakan dalam perencanaan.ManufacturingBOM diverifikasi
3 · Perencanaan PPC
7RCCP / CRP / MRPPerencanaan kebutuhan material (MRP) dan kapasitas (RCCP/CRP) via Work Center.Manufacturing Work Orders PlanningRencana material & kapasitas
⬍ Keputusan: Stock Cukup? — ✓ Ya lanjut ke MPS  ·  ✗ No lakukan Pengadaan
8Purchasing / PengadaanMaterial kurang → purchase order (PO) dibuat otomatis dari hasil MRP.PurchasePurchase Order (PO)
9MPS & Alokasi Sumber DayaMaster Production Schedule dibentuk; mesin/tenaga dialokasikan (Work Center).Manufacturing PlanningMaster Production Schedule
10Konfirmasi MPSMPS disetujui → Manufacturing Order (MO) dibangkitkan.ManufacturingManufacturing Order (MO)
4 · Produksi
11KittingKomponen diambil dari gudang bahan baku sesuai MO (picking & disiapkan).InventoryBahan baku siap produksi
12Proses ProduksiOperasi lantai produksi dikerjakan & dipantau lewat Work Orders.Work Orders ManufacturingProgres produksi
13Work Order Finished + QCWork order selesai dengan inspeksi kualitas (Quality / QC).Quality (QC) ManufacturingProduk jadi (finished)
5 · Monitoring & Tutup
14PengawasanMonitoring progres produksi & kualitas selama proses berjalan.Project QualityLaporan monitoring
15Tutup ProyekProyek produksi ditutup setelah seluruh work order selesai.ProjectProyek selesai (closed)
B · Skenario & Deskripsi Alur — perjalanan satu order dari awal sampai tutup

Ringkasan

Alur PPC (Production Planning & Control) mengatur perjalanan produksi dari order pelanggan masuk sampai produk jadi, lalu proyek ditutup. Dengan Odoo, hampir seluruh alur ini ditangani satu ekosistem terpadu — tiap tahap dijalankan modul yang sesuai, sehingga data mengalir otomatis antarproses dan minim entri ulang.

Skenario End-to-End

Seorang pelanggan memesan produk. Tim Marketing menerima order dan memasukkannya ke Sales (Sales Order). Deadline pengiriman dikonfirmasi bersama; jika disetujui, order berlanjut. Jika produk merupakan desain baru, tim R&D membuat sample dan merevisi rekayasa lewat PLM, lalu menyusun Bill of Materials (BOM) di Manufacturing. BOM diverifikasi oleh PPC. Berikutnya PPC menghitung kebutuhan material (MRP) dan kapasitas mesin/tenaga (RCCP/CRP). Apabila stock bahan baku tidak cukup, sistem otomatis menerbitkan Purchase Order lewat modul Purchase. Setelah material terjamin, Master Production Schedule (MPS) dibentuk, sumber daya dialokasikan, dan Manufacturing Order (MO) dibangkitkan. Di lantai produksi, komponen di-kitting dari gudang (Inventory), operasi dikerjakan & dipantau via Work Orders, dan saat selesai di-inspeksi Quality (QC) menjadi produk jadi. Seluruh progres dimonitor lewat Project, lalu proyek ditutup saat seluruh work order rampung.

Langkah demi Langkah (mencakup langkah keputusan)

  1. Order masuk (Sales) — SO marketing direkam; pelanggan & produk divalidasi.
  2. Deadline (Sales) — tanggal kirim dikonfirmasi & disetujui.
  3. Keputusan Approved — Ya lanjut ke R&D; No kembali ke Marketing.
  4. Desain baru / sample (PLM) — bila perlu, sample dibuat; revisi engineering dikelola.
  5. Pembuatan BOM (PLM + Manufacturing) — struktur komponen/bahan disusun.
  6. Verifikasi BOM (Manufacturing) — PPC memastikan BOM siap pakai.
  7. RCCP / CRP / MRP (Manufacturing + Work Orders + Planning) — hitung kebutuhan material & kapasitas.
  8. Keputusan Stock Cukup — Ya lanjut MPS; No lakukan pengadaan.
  9. Purchasing (Purchase) — PO otomatis dari hasil MRP bila material kurang.
  10. MPS & Alokasi (Manufacturing + Planning) — jadwal induk & alokasi mesin/tenaga.
  11. Konfirmasi MPS (Manufacturing) — Manufacturing Order (MO) dibangkitkan.
  12. Kitting (Inventory) — komponen diambil dari gudang bahan baku.
  13. Proses Produksi (Work Orders) — operasi dikerjakan & dipantau di lantai produksi.
  14. WO Selesai + QC (Quality + Manufacturing) — inspeksi kualitas → produk jadi.
  15. Pengawasan (Project + Quality) — monitoring progres selama berjalan.
  16. Tutup Proyek (Project) — proyek ditutup setelah seluruh WO selesai.

Output akhir alur adalah produk jadi yang lolos QC, dengan seluruh transaksi tercatat rapi di Odoo sejak order masuk hingga proyek ditutup.

C · Modul Odoo yang Digunakan
Sales PLM (R&D) Manufacturing Work Orders Planning Purchase Inventory Quality (QC) Project Accounting
Fase selanjutnya — Finance: setelah manufacturing berjalan, integrasi Accounting untuk inventory valuation, billing SO/PO, dan laporan keuangan. • Data resource → Work Center • Data stock/bahan baku → Inventory.
Icon aplikasi dari situs aset merek resmi Odoo (odoo.com/brand-assets). Alur mengikuti dokumen Process Flow PPC yang Anda unggah. (Quality menggunakan ikon ilustratif.)
disusun oleh Regista Consulting · satori.odoo.biz.id